Pengumpan:
Tulisan
Komentar

Saat ini, kami telah melaunching website kesehatan kami yang baru, yg insha4W1 selalu diupdate  setiap minggunya..

silakan kunjungi website kesehatan kami => http://doktercare.com/

semoga selalu sehat,

dr.Bram Irfanda

HIV/AIDS itu…Horor!!!

HIV/AIDS tentu bukan kata yang asing lagi ditelinga kita. Di banyak media sering sekali kita jumpai liputan tentang HIV/AIDS ini. Perhatian terhadap penyakit ini begitu besar, suatu hal yang sangat pantas untuk penyakit yang satu ini. Horornya, Pertumbuhan jumlah penderita HIV+ di Indonesia sangat besar. Oleh sebab itu, walaupun sudah banyak tulisan tentang HIV/AIDS ini, agaknya tambah satu tulisan lagi ga akan mbosenin kan..hehe..

AIDS adalah suatu penyakit penurunan pertahanan tubuh yang terjadi karena infeksi virus HIV. Virus HIV masuk ke tubuh manusia kemudian menyerang sel-sel pertahanan tubuh terutama sel T CD4 yang merupakan ‘sang jenderal’ dalam sistem pertahanan tubuh kita. Karena ‘sang jenderal’ sakit dan lama kelamaan banyak yang mati, kerja sel-sel pertahanan tubuh yang lain tidak efektif. Hal inilah yang merupakan sumber masalah pada penderita dengan HIV+ -orang dengan  virus HIV di tubuhnya-.

Mirisnya, karena penyakit ini tidak menampakkan gejala pada tahun-tahun pertama setelah menginfeksi, Orang dengan HIV+ sering tidak sadar akan penyakitnya. Hal ini akan berkibat buruk bagi penderita itu. Why? Karena seringkali penderita mendapat virus HIV karena gaya hidup yang tidak sehat seperti  ‘make’ obat, seks bebas, hubungan sejenis. Gaya hidup seperti itu akan membuat waktu terjadinya stadium akhir penyakit yakni AIDS lebih cepat. Akibatnya? Lebih cepat ‘dijemput’!

Penyakit ini mampu menyebar dengan amat cepat karena dapat menular lewat cairan tubuh. Cairan tubuh yang banyak mengandung virus antara lain sperma, cairan vagina dan darah. Sperma dan cairan vagina tidak hanya menular lewat hubungan seksual tapi juga dapat menular lewat oral seks. Penularan dari pria ke wanita lebih mudah daripada  dari wanita ke pria. Penularan melalui anus -pada orang gay- 40 kali lebih mudah daripada lewat vagina. Darah merupakan media penular yang sangat hebat. Pada penderita yang tertular karena jarum suntik, periode untuk menjadi AIDS bisa terjadi dengan sangat cepat yakni 2-3 tahun saja. Hal inilah yang membuat semua paramedis harus hati-hati ketika bekerja yang berhubungan dengan darah. Penularan lewat ‘french kiss’ hanya 1 kali pernah tercatat, itupun karena kedua orang yang berciuman sama-sama mengalami gusi berdarah. Yang cukup melegakan, virus HIV sudah mati bila berada di tempat yang kering diluar tubuh selama 10 menit. Bayangkan kalau mempunyai ketahanan seperti virus hepatitis yang baru mati di tempat yang kering setelah 2 minggu! Pastilah dunia penuh dengan penderita HIV+. Horor kan.

Pada stadium awal penyakit, penyakit ini tidak menimbulkan gejala apapun. Kemudian dengan berjalannya waktu, penderita mulai terkena penyakit-penyakit ‘ringan’ seperti jamur di mulut, sering batuk, pilek dan panas badan. Pada stadium awal ini biasanya masih tidak dirasakan oleh penderita. Karena merasa sehat, penderita dapat menularkan penyakit ini ke orang lain..ini yang horor!. Kemudian ketika penderita memasuki stadium 2 atau 3, mulailah berdatangan penyakit-penyakit yang ‘agak berat’ seperti TB dan diare kronis –diare lebih dari 2 minggu-. Saat itu, bila tidak segera diobati, penderita akan segera memasuki stadium akhir penyakit yakni AIDS. AIDS umumnya terjadi setelah 5-10 tahun sejak pertama kali virus masuk. Namun, pada penderita dengan gaya hidup yang tidak sehat, penderita dapat memasuki stadium AIDS dalam waktu hanya 2 tahun.

Apa ga bisa diobati ya?mmmh..obatnya ada tapi tidak dapat mengobati secara tuntas. Pengobatan HIV hanya dapat menghambat pertumbuhan jumlah virus sehinga sel-sel T CD4 yang mati berkurang. Penyebab dari ketidaktuntasan ini adalah ketidakmampuan obat anti virus untuk membunuh semua virus yang ada di dalam Sel T CD4 tanpa membunuh sel T CD4 itu sendiri. So kalau ada yang bilang “karena sudah ada ‘obat’nya, jangan takut lagi dengan HIV..”, boleh kita percaya?:-)

Seseorang yang beresiko terkena HIV, sebaiknya segera memeriksakan diri ke tempat-tempat pemeriksaan HIV. Di surabaya, sudah banyak laboratorium yang menyediakan pemeriksaan HIV. Yang tidak boleh dilupakan adalah hasil tes yang + memerlukan pemeriksaan lanjutan yakni western blot –kedua pemeriksaan bisa dilakukan di UPIPI RS Dr.Soetomo-. Hanya bila kedua pemeriksaan itu positif, penderita itu pasti menderita HIV+.

Sudah tahu horornya kan..ayo jaga diri dan keluarga..:-)

Semoga selalu sehat, Dr.Irf

Aduh…Migren Lagi!

Ada yang belum tahu istilah migren? Kuk agak jadul ya…hehe.. kalau sakit kepala satu sisi apa pernah? Pasti banyak yang bilang iya..:-) gimana si migren itu..terus apa pula penyebab dan terapinya? daripada berlama-lama, langsung aja ya..Yuk kita c’mon!

Migren di kehidupan sehari-hari, sering di kelirukan dengan sakit kepala yang lain. Biasanya semua sakit kepala satu sisi orang-orang langsung bilang migren. Malah Pernah suatu hari pernah dikonsuli orang yang cerita terkena migren tapi sebenarnya tension type headache -nyeri kepala karena otot-. Mungkin ini ya gunanya dokter..hehe..

Migren adalah nyeri kepala satu sisi yang berlangsung beberapa jam dan disertai gangguan mata dan pencernaan. Nyeri migren terjadi karena pelebaran pembuluh darah diotak yang berlebihan, yang berakibat rasa nyeri di satu sisi kepala. Nyeri yang timbul umumnya kumat-kumatan dan cukup mengganggu. Nyeri yang terjadi berupa nyeri berdenyut, dan bertambah bila melakukan aktifias fisik.

Migren lebih banyak terjadi pada perempuan, namun  sangat bisa terjadi juga pada laki-laki. Pada perempuan, migren sering muncul karena menstruasi, hal inilah yang membuat kejadian migren di perempuan lebih banyak . faktor pencetus migren yang lain antara lain ketegangan, makan keju dan coklat.

Migren sendiri bisa dibagi dua jenis, pertama migren yang disertai aura dan migren tanpa aura. Tentu maksud aura disini bukan Aura Kasih..hehe.. Aura adalah gejala awal sebagi pertanda akan terjadi migren. Aura yang terjadi bisa berupa gangguan penglihatan berupa rasa tidak enak dimata  atau seperti melihat garis-garis atau malah pandangan jadi gelap dan tidak jelas disebagian lapang pandang mata. Aura lain bisa berupa kesemutan disatu sisi tubuh, kelemahan atau kelumpuhan satu sisi tubuh yang mendadak dan sebentar, bisa juga terjadi gangguan bicara yang mendadak.

Terus kalau kena gimana dunk? Sebagi pertolongan pertama paracetamol dan  panadol sudah dapat menghilangkan gejala yang terjadi. Kalau belum sembuh atau serangan sering terjadi dengan derajat yang berat, segera pergi ke dokter -kalau bisa dr.saraf- atau kontak kami:-). Pengobatan yang tepat bisa mengurangi bahkan menghilangkan migren dengan cepat.

Kalau tahu ilmunya, mudah segalanya…betul kali ya..:-)

Semoga selalu sehat,

dr.Irf

Sakit Kepala..Bahaya Ga Ya?

Aduh..Sakit kepala lagi! mungkin ini yang dirasakan banyak diantara kita. Pas lagi stres sakit kepala, pas lagi mens sakit kepala, pas ga punya duit sakit kepala…hehe..kalau yang ini si mungkin ga banyak lagi, malah semua orang!hihi..  Wait..wait..fokus lagi ke sakit kepala yuk:-)..

Seseorang merasakan sakit kepala bila salah satu bagian di kepalanya dirangsang. Bagian itu mulai dari kulit kepala sampai ke bagian dalam tengkorak manusia, semua dapat menyebabkan rasa sakit atau nyeri. Namun,  untuk mudahnya penyebab nyeri kepala ini bisa kita bagi menjadi 2 jenis yakni nyeri dari dalam batok kepala –intrakranial- dan nyeri yang berasal dari luar batok kepala –ekstrakranial-.  Yang termasuk nyeri kepala karena kelainan di dalam batok kepala –faktor intrakranial- adalah nyeri yang berasal dari bagian-bagian di sekitar otak seperti pembuluh darah, selaput otak, cairan otak –Liquor-, syaraf dan periost dari tulang. Sadangkan nyeri yang berasal dari luar batok kepala bisa berasal dari sinus –sinusitis-, hidung, mata dan telinga. Kuk banyak ya? Yuk kita bahas satu-satu:-)..

Nyeri kepala dari faktor intrakranial tentu yang paling ditakuti oleh kebanyakan orang. Apalagi yang namanya tumor otak, pasti langsung membuat merinding semua orang. Untungnya angka kejadian kejadian tumor otak ‘relatif’ tidak besar. faktor intrakranial yang lain contohnya infeksi di otak seperti meningitis –infeksi pada cairan otak- dan encephalitis –infeksi  pada otak- yang biasanya ditandai dengan panas, disertai nyeri hebat, kejang serta leher kaku –tanda khas meningitis- dan penurunan kesadaran –tanda khas encephalitis-. Ciri lain yang khas untuk kedua infeksi diatas adalah kejadiannya yang mendadak baru timbul dalam waktu beberapa hari. Penyebab intrakranial lain yang sering adalah perdarahan otak, umumnya terjadi perdarahan dari kelainan di pembuluh darah otak- aneurisma-. Gejala yang ditimbulkan berupa rasa nyeri yang teramat sangat, sampai membuat penderita pingsan. Timbulnya mendadak dan sering menimbulkan kematian karena sering terjadi tiba-tiba saat aktifitas walaupun tanpa faktor resiko yang mendahului –buat yang muda, ini yang harus diwaspadai karena sering terjadi pada usia muda-. Penyebab lain yang ‘kurang’ horor tapi mengganggu adalah migrain, ada yang pernah kena? Karena penyakit ini menjadi ‘musuh’ banyak orang, kayaknya perlu dibahas sendiri ya..:-) kapan-kapan tapi..hehe..

Kalau tadi membahas faktor intrakranial dan kebanyakan serem, faktor ekstrakranial sendiri mempunyai banyak sumber yang ‘tidak terlalu’ serem tapi ‘Cuma’ mengganggu..hehe.. Yang pertama bisa dari kulit dan lapisan-lapisannya. Pernah kejedot di kepala? Benturan yang terjadi bisa membuat rusaknya lapisan-lapisan kulit bahkan sampai terjadi perdarahan yang manifestasinya kepala jadi bengkak. Nyeri yang ditimbulkan sifatnya akut -mendadak- namun sebentar. Penyebab ekstrakranial lainnya adalah mata. Pernah dengar glaukoma? Penyakit dimana tekanan di bola mata meningkat drastis ini dapat memberikan rasa nyeri di sekitar mata sampai kepala bagian depan. Penyakit yang banyak terjadi pada penderita minus 3-6 ini dapat menyebabkan kebutaan permanen.  Penyebab lain yang sering adalah dari hidung. Sinusitis salah satunya, dapat membuat sakit kepala bagian depan yang kambuh-kambuhan. Hal ini akan terjadi terus sampai sinusitisnya diobati tuntas. Telinga juga dapat menyebabkan nyeri kepala. Infeksi telinga bagian dalam yang dibiarkan –infeksi ditandai dengan keluarnya cairan dari lubang telinga- lama kelamaan bisa membuat infeksi parah yang membuat kepala nyeri, bahkan bisa menyebar ke dalam otak! Penyebab lain yang sering adalah dari pembuluh darah. Namanya Cluster headache, suatu penyakit seperti migrain yang mayoritas pada laki-laki. Gejalanya nyeri terus-terusan yang hilang timbul pada separuh kepala terutama bagian depan disertai nyeri di sekitar mata dan rahang satu sisi. Dari semua penyebab nyeri kepala, yang paling sering terjadi, malah berasal dari otot, tentu semua pernah merasakan kepala seperti diikat, kemeng dan berat disertai kaku leher kan..sounds familiar?hehe.. namanya tension type headache. Penyakit ini terjadi karena ketegangan dari otot-otot kepala dan leher, so biasanya terjadi saat kita stres atau sehabis kerja lama.

Ternyata ‘Cuma’ Sakit kepala saja, penyebabnya kayak Indonesia Raya ya..hehe..

Takut jangan..waspada silakan:-)..

Semoga selalu sehat, dr.Irf

inilah contoh gambar bayi penderita mikrocephali. Saat dewasa, ukuran batok kepala pasien tidak akan banyak berubah

Beberapa hari yang lalu, saya sempat membaca sebuah artikel di forum konsultasi sebuah majalah. Yang nggemesin itu –hehe..hal ini yang membuat tangan jadi gatal pingin nulis- jawabannya so absurd, ‘Ga jelas Blas!’ kata orang jawa. Harap dimaklumi memang, sang penulis bukan dokter syaraf atau dokter anak jadi mungkin kurang pas untuk menjawab pertanyaan tentang mikrocephali. Daripada ngomongin salahnya orang, lebih baik ngomongin tentang mikrochepali kan ya… hehe..

Ngomong-ngomong pernah dengar mikrocephali? Kalau belum berarti normal:-). Penyakit ini memang jarang terjadi. Namun bila sudah terjadi ya susah banget jadinya, Why?

Mikrocephali secara bahasa berarti kepala kecil. Namun di dunia kedokteran, mikrocephali merupakan penyakit gangguan perkembangan otak sehingga ukuran kepala menjadi kecil. Gangguan perkembangan otak ini biasanya terjadi karena gangguan kromosom atau gangguan saat hamil. Semua gangguan otak pada ‘masa emas’ –saat hamil dan awal pertumbuhan- dapat mencetuskan terjadinya mikrocephali. Normalnya, otak manusia akan selalu tumbuh sampai umur sekitar 18 tahun. Tulang kepala kita akan mengikuti pertumbuhan otak dengan terus bertambah besar bila otak masih tumbuh. Puncak pertumbuhan otak itu di 3 tahun pertama kehidupan, so bila ada gangguan pertumbuhan otak, tulang tengkorak tidak akan tumbuh sehingga kepala orang itu tampak kecil. ‘Waduh..kepalaku kuk kecil, so aku mikrocephali?’hehe.. tenang.. Tes tersimpel untuk tahu anda mikrocephali adalah coba buka drirfanda.wordpress.com terus baca salah satu artikelnya. Kalau bisa, selamat anda normal! Hehe..  ‘Kepala kecil’ disini bukan seluruh kepala yang kecil -termasuk wajah juga kecil- seperti kepala orang yang badannya ‘dari sono’nya kecil. Pada penderita mikrocephali ukuran wajahnya normal tapi ukuran ‘batok kepala’nya kecil. Jadi ada ketidaksesuaian ukuran wajah dan batok kepala.

Mikrocephali biasanya datang ke dokter karena perkembangannya yang terlambat dibanding bayi seusianya. Pada umur 1 tahun yang normalnya bayi sudah dapat berdiri dan berjalan,  pada Penderita mikrocephali sering duduk saja belum bisa. Keterlambatan ini juga terjadi dalam hal bicara, berpikir, interaksi dengan orang. Mirisnya, pada penderita mikrocephali sering terjadi kejang, yang dapat memperberat kerusakan otaknya.

Masalah terbesar dari mikrocephali adalah penanganannya. Karena penyebabnya adalah gangguan saat masa bayi atau saat dalam kandungan, boleh dibilang penyakit ini tidak bisa diapa-apakan. Pengobatan dengan nutrisi otak dan sebagainya tidak akan mengubah banyak hal, apalagi kalau ekspektasinya adalah sembuh seperti orang normal. Namun, alangkah baiknya bila penderita tetap diberi pengobatan yang baik dan latihan-latihan khusus, agar ketrampilannya meningkat. Hal ini berhubungan dengan perawatan ketika penderita beranjak dewasa. Diharapkan dengan latihan dan pengobatan dini, penderita bisa mengurus dirinya sendiri sehingga tidak terlalu memberatkan keluarganya. Penderita akan selamanya mengalami ketergantungan akan materi dari orang lain, karena sukar mengharapkan penderita dapat bekerja. Dukungan dan pengobatan yang baik sangat diperlukan agar penderita dapat ‘mandiri’ dalam kehidupan sehari-hari.

Sudah tahu horornya kan? Cegahlah sebelum terlambat:-)..

Semoga selalu sehat,

dr.Irf

Kejadian kanker payudara pada perempuan yang berusia kurang dari 35 tahun memang rendah. Namun, yang sering dilupakan adalah kita tidak bisa memprediksi  datangnya kanker. Hal inilah yang sering membuat terlambatnya penemuan kanker ini, yang mirisnya sering membuat pasien ‘dijemput’.

Seringkali cewek-cewek yang masih muda, tidak peduli akan ‘barangnya’ sendiri. Pokoknya keliatan sexy dan montok, terus pikirnya ‘ga mungkin da masalah’! Dokter juga sering nganggap remeh keluhan pasien yang masih muda, kenapa? Apalagi kalau bukan karena statistik! Kanker payudara memang banyak terjadi di usia lebih dari 35 tahun.  Lhoh..kalo umur kurang dari 35 mank ga boleh kena kanker payudara apa?!?

Masih sayang ma payudaranya? Pasti semua menjawab: Ya Iya Lah!! Hehe..  ya kalau masih sayang,ya dijaga atuh:-)..

Kebanyakan cewek seringnya hanya ribut masalah ukuran dan bentuk payudara. Kurang gede lah, kurang montok lah..padahal ‘sehat’nya payudara lebih penting dari masalah yang lain. Lha kalau tidak sehat, ‘sebesar apapun’ bisa ‘diamputasi’ –operasi pengangkatan payudara-. Kalau sudah begini, suami juga ikut ‘rugi’ hihi..

Terus gimana dunk? Ya rajin screening dari sekarang!

Cewek yang masih muda dimana payudara masih ‘bagus’ bentuknya, USG payudara adalah yang terbaik. USG di cewek muda lebih baik daripada mammografi, karena jaringan ikat pembentuk payudara jadi jelas terlihat. Hal positif lain adalah USG menggunakan gelombang magnet yang ‘no radiasi’, so lebih aman daripada mamografi yang memakai sinar-X. Pernah melihat USG ibu hamil atau pernah diUSG? Ya..pemeriksaannya sama persis, tapi disini alat USG ‘membaca’ payudara. Buat yang masih belum menikah atau malu diperiksa dokter cowok, agaknya pilih dokter radiologis –dr. Sp.Rad- yang perempuan juga biar ‘lebih afdol’ hehe..

Selain USG, cara lain yang mudah tapi kurang ‘sensitif’ adalah SARARI –pemeriksaan payudara sendiri- yang bisa dilalukan sebulan sekali pada hari ke 7 setelah haid pertama. Namun, bila ‘memungkinkan’ agaknya lebih baik yang memeriksa adalah dokter, pilih dokter perempuan yang anda percaya. Kalo dokter cowok? Boleh si.. tapi untuk menghindari ‘ketidaknyamanan’ karena malu dan alasan lain, buat cewek muda agaknya dokter perempuan lebih aman. Yang terbaik adalah dr Sp. B. Konk –dokter bedah konsultan onkologi-, karena pasti sudah malang melintang di dunia perkankeran..hehe..

Cuma bisa SARARI? Ya Ga Papa!

Cuma bisa periksa ke dokter? Ya Ga Papa!

Cuma Bisa USG? Ya Ga Papa!

Bisa semuanya? Ya Lebih Bagus!

Mulai dari Yang Kecil..Mulai dari Diri Sendiri..Mulai dari Sekarang!!!

Semoga selalu sehat,

dr.Irf

What n How, Mammografi…

Mungkin sudah sering ya anda dengar istilah mammografi. Apalagi bila kita rajin browsing di blog-blog tentang payudara dan kesehatan perempuan, tentu disana banyak himbauan untuk melakukan pemeriksaan ini. Namun karena kayaknya masih jarang penjelasan yang ‘enak’ buat mammografi, jadi pengen nulis ‘What n how’nya mammografi ntu…kayaknya cukup basa-basinya:-)…yuk kita c’mon!

Oya, kalau anda cewek yang kurang dari 35 tahun, kayaknya mammografi kurang tepat. Kenapa? Hal ini berhubungan dengan alat yang dipake untuk mammografi yang menggunakan sinar-X. perempuan dengan umur kurang dari 35 tahun , payudaranya umumnya masih padat dan liat. Hal ini karena payudara masih banyak mengandung jaringan ikat yang membuat payudara tampak montok dan tidak kendor. Jaringan ikat inilah yang membuat sinar-x dari mammografi tidak dapat mendeteksi kanker atau kelainan payudara yang lain dengan baik karena baik jaringan ikat maupun kanker akan terlihat putih dengan sinar-X. Mammografi merupakan pilihan yang tepat bagi anda yang berumur lebih dari 35 tahun atau mempunyai payudara yang sudah kendor.

Sebelum di mammografi, anda harus melepas pakaian atas dan bra karena kedua payudara harus bebas dari pakaian. Kemudian masing-masing payudara akan di’penyet’ dari atas-bawah dan kiri-kanan then…thit… kelar deh! Tenang..maen ‘penyet-penyetan’ disini relatif tidak sakit kuk..

Mammografi rutin dan SARARI adalah screening yang baik untuk kanker payudara.

Mulai dari diri sendiri dan mulai dari sekarang…mari selamatkan perempuan!!!!

Semoga selalu sehat,

dr.Irf

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.